Pakai Jersey dan BIB, Pelari JRF 2026 Bebas Biaya Naik MRT hingga Transjakarta

By Admin


Dok. Humas DKI

nusakini.com, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan dukungan penuh terhadap perhelatan Jakarta Running Festival (JRF) 2026. Ajang pariwisata olahraga ini dijadwalkan berlangsung mulai 22 hingga 25 Oktober 2026 mendatang.

Gubernur Pramono Anung mengumumkan kebijakan khusus berupa transportasi publik gratis pada Rabu (30/9/2026). Insentif ini dapat dinikmati oleh pelari yang menggunakan layanan MRT, Transjakarta, Transjabodetabek, maupun LRT Jakarta.

"Untuk penggratisan ini hanya berlaku bagi peserta yang memakai BIB dan jersey-nya. Hari pertama maupun kedua diperlakukan sama," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta.

Layanan tersebut disiapkan untuk mengendalikan lonjakan mobilitas warga selama perlombaan berlangsung di jalanan ibu kota. Berbagai instansi seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP juga dikerahkan guna menjamin kelancaran acara.

"Kami memberikan totalitas support, mulai dari persiapan tempat atau jalan yang digunakan untuk lari, kemudian juga kesehatan, kemudian juga berbagai hal," tambah Pramono di hadapan publik.

Kedatangan peserta dalam jumlah besar diyakini mampu meningkatkan okupansi kamar hotel di sekitar rute perlombaan. Hal ini berpotensi memberikan dorongan kuat bagi perputaran roda ekonomi lokal di Jakarta.

Menanggapi dukungan tersebut, Direktur Utama Kelompok Lari Anak Bangsa (KLAB) Dickie Widjaja menyampaikan rasa syukurnya. Ia menilai kolaborasi erat bersama jajaran birokrasi ini telah terbukti sukses sejak penyelenggaraan edisi sebelumnya.

"Atas nama KLAB saya ingin mengucapkan apresiasi kepada Pemprov DKI. Terima kasih dan juga seluruh dinas-dinas dari Pemprov karena berkat dukungan dan kerja samanya, sejak tahun lalu JRF 2025 itu berjalan dengan mulus," kata Dickie.

Edisi perlombaan tahun ini sukses mencetak sejarah dengan meraih status bergengsi berupa Gold Label. Predikat internasional untuk kategori maraton penuh dan separuh ini tercatat sebagai pencapaian perdana di tanah air.

Selain adu cepat di lintasan, acara ini turut menghadirkan pameran produk yang melibatkan 130 jenama ternama. Sebanyak 48 pelaku UMKM dan industri kuliner lokal dipastikan meramaikan area festival di Istora Senayan. (*)